Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Lebih Dalam Bersama FLOAT, Band Indie Yang Keren Abis!

Band Indie asal Jakarta ini punya lagu yang selalu menenangkan dan bisa ‘menghipnotis’. Siapa yang tidak tahu Grup “Float’? Band yang punya nama fans ‘floatmates’ ini adalah salah satu band indie yang sedang naik daun sejak lagunya menjadi soundtrack film ‘3 Hari untuk Selamanya’. Yeah kali ini Tambo akan mengulas band Float special buat floatmates dan calon floatmates. Mana suaranya floatmates?! Haha, yuk mari kita simak selengkapnya di bawah ini.  Keep scroll guys ! From  Zero to Floats Pada tahun 2002, Svendpri Sanderson Umpel mengajak Hotma “Meng” Roni Simamora seorang fotografer lepas  bergabung di Band yang didirikannya bersama Priyo Budz (bas) dan Richard Henry (gitar) yaitu bernama “ Zero”. Dibantu oleh Bontel, lagu-lagu yang ditulis Meng dijadikan sebagai proyek album solo. Setelah itu Meng hengkang dari Zero.Tahun 2014, Meng mengajak Raymond “Remon” Agus Saputra untuk memainkan bas. Bontel mengajak Meng untuk melanjutkan proyek album solonya menj...

5 Alat Musik Yang Bisa BIkin Kita Chillin Abis

Musik sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Dan sangat lekat dalam segenap aspek lini kehidupan. Musik bagi setiap orang memiliki arti dan filosofi masing-masing. Ada yang menggunakannya untuk memacu semangat atau sekadar menikmatinya untuk menenangkan hati, sebagian lagi menggunakannya untuk meningkatkan motivasi belajar, ada juga sebagian untuk pengantar meditasi maupun ritual keagamaan dan lainnya. Alat musik dawai merupakan jenis alat musik yang menghasilkan suara dengan cara menggetarkan dawai atau senar. Menurut klasifikasi Hornbostel-Sachs yang digunakan pada Organologi, alat musik jenis ini disebut kordofon. Ada tiga cara utama untuk menghasilkan nada dari alat musik dawai modern, yaitu dengan dipetik, digesek dan dipukul. Diantara alat musik modern adalah : 1. Gitar Gitar merupakan alat musik modern yang paling banyak dikenal dan digemari oleh masyarakat. Cara menggunakannya pun cukup mudah, umumnya dipetik menggunakan jari maupun plektrum. ...

5 Band Indie Indonesia Yang Mengajak Kita Menikmati Lantunan Karya Sastra

Bagi sebagian orang yang sering mengisi waktu luang dengan mendengarkan musik, atau membaca karya sastra terutama puisi, adalah hal yang menyenangkan dari pada menghabiskan waktu untuk bermain Social Media. Tetapi apakah bisa membaca puisi sambil mendengarkan musik yang tentu saja musiknya itu bertema puitik agar menambah syahdunya waktu baca puisi. Bukan musik bertema Rock atau Metal tentunya supaya tidak pecah kepala dan meruka mood baca.  Musik dan puisi pada era sekarang juga tidak dapat dipisahkan. Banyak penyanyi atau band-band yang menggunakan bahasa kiasan dalam penulisan liriknya. Ingin tahu siapa saja musisi era sekarang yang dalam albumnya sebagian besar liriknya bisa dikatakan puisi? Karena terdapat syarat-syarat penulisan puisi di dalamnya seperti majas metafora. 1. Payung Teduh Siapa yang tidak mengenal lagu Akad? Ya, nama mereka semakin meroket setelah lagu Akad hadir mewarnai pendengar musik tanah air. Bahkan ada yang bilang Payung Teduh adalah Akad, da...