Siapa yang tidak tahu Grup “Float’? Band yang punya nama fans ‘floatmates’ ini adalah salah satu band indie yang sedang naik daun sejak lagunya menjadi soundtrack film ‘3 Hari untuk Selamanya’. Yeah kali ini Tambo akan mengulas band Float special buat floatmates dan calon floatmates. Mana suaranya floatmates?! Haha, yuk mari kita simak selengkapnya di bawah ini. Keep scroll guys!
From Zero to Floats
Pada tahun 2002, Svendpri Sanderson Umpel mengajak Hotma “Meng” Roni Simamora seorang fotografer lepas bergabung di Band yang didirikannya bersama Priyo Budz (bas) dan Richard Henry (gitar) yaitu bernama “ Zero”. Dibantu oleh Bontel, lagu-lagu yang ditulis Meng dijadikan sebagai proyek album solo. Setelah itu Meng hengkang dari Zero.Tahun 2014, Meng mengajak Raymond “Remon” Agus Saputra untuk memainkan bas. Bontel mengajak Meng untuk melanjutkan proyek album solonya menjadi sebuah band. Tahun 2004 Meng mengusulkan nama Float sebagai nama band mereka yang artinya kebebasan.
Sempat Vakum 2 Tahun
Float sempat vakum 2 tahun 2009-2010 karena kesibukan masing-masing. Namun, akhirnya pada tahun 2011 ‘Meng’ mengajak anggota baru untuk mengisi Float yaitu Leo, David Qlintang, dan Iyas Pras. Mereka merilis single I.H.I. Tahun 2012 Float kembali ke formasi awalnya ditambah dengan David Qlintang, Wizra Uchra dan Bharata Eli dengan mengeluarkan “song of season” yang menjadi lagu tema iklan tv Wonderful Indonesia.
Bukan Cuma Nge-band, Float juga peduli kelestarian lingkungan lho!
Tahun 2014 Arman Chaniago bergabung sebagai pemain perkusi. Tahun 2014 Float merlis album ke-2 yaitu “10”. Tahun 2015 Bontel keluar. Ditahun yang sama, saat Riau dilanda wabah kabut asap akibat kebakaran hutan, Float turut berpartisipasi dalam kampanye yang dilakukan bersama Greenpeace Indonesia untuk membuka data-data pengelolaan hutan dan lahan di Indonesia.
Selain bermusik, Float memang punya kepedulian dan kecintaan terhadap kelestarian alam. Float bersama floatmates menciptakan sebiuah agenda tahunan yang dinamai Floar2Nature. Agenda ini yaitu Floatspot (sebutan untuk lokasi Float bermain) diselenggarakan di alam terbuka, sehingga flotmates bisa menikmati lagu float sambil menikmati keindahan alam. Wah asik banget gak tuh?! Tahun 2016 Remon keluar karena pemulihan penyakit radang paru-paru yang dideritanya.
Saat ini Float menjadi band indie favorit kalangan muda. Lirik-lirik lagunya yang puitis dan lugas, alunan music folk yang mendayu dayu semakin membuat floatmates bertambah. 2 lagu yang recommended banget untuk didengar yaitu ‘Pulang’ dan ‘Sementara’
Pulang
Tiga kata buat lagu ini : menenangkan, menyentuh, asik, sederhana. Berikut liriknya
Dan lalu…
Air mata tak mungkin lagi kini
Bicara tentang rasa
Bawa aku pulang, rindu
Segera
Air mata tak mungkin lagi kini
Bicara tentang rasa
Bawa aku pulang, rindu
Segera
Sendu mendayu-dayu, letih bagai dihajar bertubi-tubi rindu. Inilah jiwa dari lagu ini. Lagu ini menyampaikan rasa rindu seseorang yang begitu dalam.
Sementara
Diajak galau lagi sama Float lewat lagunya yang satu ini, berikut sepenggal liriknya
Percayalah hati, lebih dari ini, pernah kita lalui
Jangan henti di sini
Jangan henti di sini
Sementara lupakanlah rindu,
sadarlah hatiku,
hanya ada kau dan aku.
Dan sementara akan kukarang cerita,
tentang mimpi jadi nyata,
untuk asa kita berdua.
sadarlah hatiku,
hanya ada kau dan aku.
Dan sementara akan kukarang cerita,
tentang mimpi jadi nyata,
untuk asa kita berdua.
Dalam lagu ini tersiratkan perjuangan sejoli yang berpisah untuk meraih cita-citanya terlebih dulu sebelum bisa bersma. Namun pasti dalam perjuangan itulah terselip rindu-rindu dan luka lara yang harus dinikmati. Dan Perjalanan tak boleh henti di sini, mereka harus tetap berjuang demi mengharap bahagia bersama di kemudian hari.
Masih banyak lagu Float yang tak kalah keren lho, segera mainkan di playlistmu ya!



